Showing posts with label BKN. Show all posts
Showing posts with label BKN. Show all posts

Friday, 12 January 2018

Jokowi Minta GTT dan Guru Honor Prioritas Diangkat CPNS, Kepala BKN: Nggak Bisa Langsung Main Angkat

LiputanPendidik -- Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh....Bapak/Ibu yang sama-sama berbahagia dimanapun anda berada, salam hangat dan kompak selalu untuk kita semua, jumpa lagi dengan kami pada situs informasi Pendidikan, Guru, PNS & Honorer menyajikan informasi terupdate tentang Jokowi Minta GTT dan Guru Honor Prioritas Diangkat CPNS, Kepala BKN: Nggak Bisa Langsung Main Angkat. simak informasi selengkapnya dibawah ini...

ILUSTARASI FOTO
Kisah pilu para Guru Tidak Tetap (GTT) dan guru honorer di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) akan semakin panajang. Pasalnya, keinginan para kaum pendidik itu untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) masih panjang. 

Instruksi presiden untuk memprioritaskan GTT dan guru honorer dalam rekrutmen CPNS 2018, pun sepertinya hanya menjadi angin surga saja. Pasalnya, menurut Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisa, prosedur pengangkatan CPNS tidak boleh langsung.

Ada banyak prosedur yang harus dilewati, di antaranya lolos tes, umur mencukupi, ada formasi jabatan, dan syarat teknis lainnya.

"Ya nggak bisa langsung main angkat. Saya lebih setuju mereka (GTT dan guru honorer) diangkat dengan formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) dan kontrak dengan sekolah itu. Jika mereka pindah akan putus kontraknya," kata Bima kepada JPNN (Jawapos Grup), Minggu (3/12).

Mengenai kekurangan guru, lanjut Bima, tentunya harus diinventarisasi mana sekolah yang membutuhkan dan mana yang tidak. Karena dari sekolah yang kekurangan itu kemudian dilihat dari database guru honorer mana yang sudah mengabdi lama (puluhan tahun) dan lokasinya di 3T.

Kemudian, lanjut Bima, mereka akan dites ulang untuk memastikan kualifikasi dan kompetensinya memadai. "Jadi hanya terbatas sekolah yang masuk kriteria itu yang akan diberikan formasi," tegasnya.

Diketahui, pada 2013, sekira 600-an ribu honorer K2 telah dites CPNS. Dari jumlah itu, diambil 270 ribu orang. Namun, karena ada yang bodong, 30 ribu peserta akhirnya dianulir.

Bima juga mengungkapkan, setiap rekrutmen harus melalui tes, termasuk yang sudah pernah ikut pada 2013.

"Kalau mau diangkat jadi aparatur sipil negara (ASN) ya harus tes lagi. Undang-undang tidak memperbolehkan pengangkatan langsung," tegasnya.

Untuk info selengkapnya DISINI.!

Demikian yang bisa kami bagikan, Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di www.liputanpendidik.blogspot.co.id untuk mengupdate segala informasi anda seputar Pendidkan, Guru, ASN/PNS, CPNS, info Honorer, dll. Kami akan senantiasa memberikan berita terbaru, teraktual, terpopuler, yang dilansir dari berbagai sumber terpercaya.Terima Kasih atas kunjungan anda. Apabila bermanfaat Tolong dibagikan. Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Sumber: jawapos.com

Penting! BKN Keluarkan Pengumuman Resmi Terkait Rekrutmen CPNS 2018, yang Beredar Kemarin Palsu

LiputanPendidik -- Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh....Bapak/Ibu dimanapun anda berada, salam hangat dan kompak selalu untuk kita semua, jumpa lagi dengan kami pada situs informasi Pendidikan, Guru, PNS & Honorer menyajikan informasi terupdate tentang Penting! BKN Keluarkan Pengumuman Resmi Terkait Rekrutmen CPNS 2018, yang Beredar Kemarin Palsu. simak informasi selengkapnya dibawah ini...

Penting! BKN Keluarkan Pengumuman Resmi Terkait Rekrutmen CPNS 2018, yang Beredar Kemarin Palsu
ilustrasi foto
Penting! BKN Keluarkan Pengumuman Resmi Terkait Rekrutmen CPNS 2018, yang Beredar Kemarin Palsu

Awal tahun 2018, satu di antara informasi yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat adalah kabar pengumuman rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil/ASN. Apakah awal tahun ini penerimaan CPNS akan dilakukan?

Memberikan kepastian kepada masyarakat, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengeluarkan pengumuman resmi terkait rekrutmen CPNS Tahun 2018.

Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan , menanggapi informasi penerimaan CPNS Tahun Anggaran 2018 yang beredar lewat media sosial, melalui siaran pers tersebut, ia menegaskan Pemerintah belum mengeluarkan pengumuman penerimaan CPNS secara resmi.

"Masyarakat diminta untuk selektif dalam menerima informasi dan silahkan lihat pengumuman pengerimaan CPNS secara resmi hanya melalui situs bkn.go.id dan menpan.go.id," kata Mohammad Ridwan pada siaran pers yang diterbitkan 10 Januari 2018.

Pengumuman resmi itu diposting di laman twitter @BKNgoid.

Beberapa waktu ini, surat palsu yang mengatasnamakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi kembali beredar media sosial. Surat ‘bodong’ tersebut  berisi laporan penetapan e-formasi tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non-PNS, dan tenaga kontrak pengangkatan CPNS tahun 2016-2019.

Dalam surat palsu yang ditetapkan pada 1 November 2017 lalu dan tertanda Menteri PANRB Asman Abnur tersebut, tertera formasi yang diajukan dari 533 pemeritah pusat dan daerah dengan jumlah formasi sebanyak 104.290. Demikian disampaikan Kementerian PANRB pada siaran pers yang dikeluarkan secara resmi lembaga tersebut.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB Herman Suryatman menegaskan bahwa surat yang beredar di masyarakat melalui medsos tersebut palsu dan tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.

Untuk itu masyarakat diminta lebih cermat dan waspada serta tidak mudah percaya dengan berita-berita yang tidak jelas kebenarannya. “Kami tegaskan bahwa surat yang berisi perihal laporan penetapan e-formasi bagi tenaga honorer adalah palsu dan tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. Berkenaan dengan hal tersebut masyarakat harus lebih hati hati dan tidak mudah untuk percaya,” tegasnya, di Jakarta, Selasa (9/1/2018).

Dijelaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), pengangkatan CPNS dilakukan melalui proses seleksi.

“Tidak ada pengangkatan CPNS dari tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non-PNS, dan tenaga kontrak secara otomatis tanpa tes,” ujar Herman.

Untuk itu, lagi-lagi Herman mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan tidak serta merta percaya jika ada informasi tentang pengangkatan CPNS.

Masyarakat juga diminta untuk selektif menerima informasi, serta mencari kebenarannya di website resmi Kementerian PANRB, yakni : www.menpan.go.id.

Untuk info selengkapnya DISINI.!

Demikian yang bisa kami bagikan, Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di www.liputanpendidik.blogspot.co.id untuk mengupdate segala informasi anda seputar Pendidkan, Guru, ASN/PNS, CPNS, info Honorer, dll. Kami akan senantiasa memberikan berita terbaru, teraktual, terpopuler, yang dilansir dari berbagai sumber terpercaya.Terima Kasih atas kunjungan anda. Apabila bermanfaat Tolong dibagikan. Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Sumber: bangka.tribunnews.com

Sunday, 24 December 2017

Prioritas CPNS 2018 Untuk Guru Dokter Bidan Penyuluh Pertanian dan Formasi Pendukung Nawa Cita

LiputanPendidik -- Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh....Bapak/Ibu yang sama-sama berbahagia dimanapun anda berada, salam hangat dan kompak selalu untuk kita semua, jumpa lagi dengan kami pada situs informasi Pendidikan, Guru, PNS & Honorer menyajikan informasi terupdate tentang Prioritas CPNS 2018 Untuk Guru Dokter Bidan Penyuluh Pertanian dan Formasi Pendukung Nawa Cita.simak informasi selengkapnya dibawah ini...

Prioritas CPNS 2018 Untuk Guru Dokter Bidan Penyuluh Pertanian dan Formasi Pendukung Nawa Cita

Jakarta - Pemerintah memastikan tak akan membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk jabatan atau posisi administratif pada 250 ribu kursi yang disediakan untuk tahun depan. Seluruh posisi yang dibuka untuk mendukung Nawa Cita Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Formasi CPNS akan diarahkan untuk bidang-bidang yang mendukung Nawa Cita. Jadi jangan harap akan ada formasi administratif," tegas Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mohammad Ridwan saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Senin (25/12/2017).

Menurutnya, jabatan yang tersedia pada rekrutmen CPNS 2018, di antaranya guru, dokter, bidang, penyuluh pertanian, dan formasi jabatan lain yang mendukung program besar pemerintah dalam Nawa Cita.

"Pengumuman resmi penerimaan CPNS daerah akan dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) melalui website menpan.go.id dan bkn.go.id," Ridwan menjelaskan.

Asal tahu, Kementerian PAN RB akan membuka lowongan 250 ribu CPNS pada tahun depan. Sebanyak 38 ribu akan dibuka untuk pemerintah pusat dan 212 ribu CPNS untuk jatah pemerintah daerah.

Menurut Ridwan, jumlah lowongan CPNS yang dibutuhkan dihitung dari berbagai variabel, termasuk kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk membayar gaji mereka.

"Bagi Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota yang komponen belanja pegawai (gaji) PNS melebihi 50 persen dari total APBD, tentu akan sulit mendapat tambahan pegawai baru," paparny

250 Ribu Lowongan CPNS 2018

Bagi peserta yang belum lolos dalam seleksi CPNS 2017 gelombang 1 dan gelombang 2, jangan berkecil hati dan pesimistis dahulu. Pasalnya, pemerintah akan kembali membuka lowongan CPNS besar-besaran pada 2018.

Hal tersebut dibenarkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur, "Dalam waktu dekat kita ajukan November, Desember. Awal tahun kita sudah mulai membuka rekrutmen," kata dia di Kementerian PANRB Jakarta, beberapa waktu lalu.

Formasi yang dibuka meliputi kementerian dan lembaga (KL) pemerintah pusat serta formasi untuk pemerintah daerah.

Asman melanjutkan, formasi yang dibuka juga untuk kementerian dan lembaga yang formasinya tidak terisi pada seleksi CPNS yang tengah berlangsung saat ini.

"Sama formasi kemarin tidak terisi, misal BNN, ada pelatih anjing pelacak ternyata tidak banyak yang lulus," ujar dia.

Asman menambahkan, untuk CPNS pemerintah daerah, pihaknya sedang menunggu usulan dari masing-masing daerah. Namun, Kementerian PANRB juga memberi persyaratan. Salah satunya, belanja pegawai tak boleh lebih dari 50 persen.

Halaman Selanjutnya >> 2 
-------------------------------------

Tuesday, 12 December 2017

Bocoran! Ada 250 Ribu Lowongan CPNS 2018, Sebagian Besar di Daerah

LiputanPendidik -- Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh....Bapak/Ibu yang sama-sama berbahagia,/dimanapun anda berada, salam hangat dan kompak selalu untuk kita semua, jumpa lagi dengan kami pada situs informasi Pendidikan, Guru, PNS & Honorer menyajikan informasi terupdate tentang Ada 250 Ribu Lowongan CPNS 2018, Sebagian Besar di Daerah. simak informasi selengkapnya dibawah ini...

Bocoran! Ada 250 Ribu Lowongan CPNS 2018, Sebagian Besar di Daerah

Jakarta - Bagi masyarakat yang belum lolos dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2017, jangan berkecil hati. Pada 2018, pemerintah akan kembali membuka seleksi CPNS.

Jika tahun ini mayoritas pendafataran CPNS mayoritas untuk Kementerian/Lembaga di pemerintahan pusat, pada tahun depan pembukaan CPNS akan didominasi untuk pemerintah daerah.

Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, Kementerian PANRB telah mengusulkan jumlah pembukaan CPNS 2018 ke Kementerian Keuangan.

"Yang jelas pada 2018 itu yang akan pensiun itu sebanyak 250 ribu orang, d imana 38 ribu itu di pemerintah pusat dan sisanya di daerah. Posisi terakhir baru itu yang kami sampaikan ke Kementerian Keuangan untuk 2018," kata dia dalam Media Gathering di Bogor, Rabu (13/12/2017).

pemerintah tetap melakukan seleksi CPNS 2018 dengan sistem zero growth, mengingat moratorium sampai saat ini belum dicabut oleh Menteri PANRB. Artinya, tambahan CPNS tidak akan melebihi jumlah PNS yang pensiun.

Mengenai jadwal seleksi CPNS 2018, Setiawan mengaku masih belum bisa memastikan bulan apa akan diadakan. Hanya saja dirinya memiliki tenggat waktu yang diharapkan.

"Biasanya kami kalau sudah usulkan, nanti akan menunggu usulan dari instansi pemerintahan. Baru nanti kita validasi, itu akan kita lakukan di Februari-Maret 2018. Baru kalau sudah selesai nanti kita persiapan untuk buka lagi," tanbah dia.

Usulan posisi yang dilakukan isntansi pemerintahan, saat ini Kementerian PANRB sudah menerapkan model e-formasi. Dengan ini maka akan mempersingkat waktu validasi.

Halaman Selanjutnya >> 2
-------------------------------------

Monday, 11 December 2017

Hasil Talent Pool BKN, Kualitas Pegawai Negeri Masih Rendah

LiputanPendidik -- Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh....Bapak/Ibu dimanapun anda berada, salam hangat dan kompak selalu untuk kita semua, jumpa lagi dengan kami pada situs informasi Pendidikan, Guru, PNS & Honorer menyajikan informasi terupdate tentang .simak informasi selengkapnya dibawah ini...

Kualitas Pegawai Negeri Sipil Masih Rendah

JAKARTA - Kompetensi pegawai negeri sipil (PNS) di Tanah Air masih perlu ditingkatkan. Hasil penilaian dan kompetensi (talent pool) Badan Kepegawaian Negara (BKN) kepada ribuan PNS menunjukkan hasil kurang menggembirakan. Hasil talent pool secara umum menunjukkan bahwa PNS tidak mampu bekerja secara tim, minim inovasi, hingga minim motivasi. 

Talent pool ini dilakukan oleh BKN secara acak kepada 696 pejabat pimpinan tinggi (JPT) pratama dan 2.670 administrator. Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan, tiga kali penyelenggaraan talent pool hasilnya tidak jauh berbeda dari satu daerah dibanding daerah lainnya. 

“Hasil dari tahun ke tahun masih menunjukkan pola yang sama. PNS Indonesia itu kalau kita lihat dari sisi kompetensinya dan potensinya masih belum begitu tinggi,” katanya saat ditemui seusai ekspose hasil talent pool di Kantor BKN kemarin. 

Dia menilai hasil seperti ini merata di seluruh Indonesia. Bahkan banyak dari PNS yang tidak berani melakukan inovasi. Di samping itu talent pool menunjukkan bahwa PNS enggan bekerja di dalam tim. Ada kecenderungan memilih untuk bekerja secara individual. 

“Kemampuan team building-nya tidak ada. Kalau dalam tim merasa ada tuntutan. Kalau sendiri kan tidak ada tuntutan. Ini yang ingin kita ubah,” ujarnya. 

Bima mengatakan, hasil talent pool menunjukkan bahwa gelar akademik yang dimilik PNS belum menjamin kompetensi yang dimilikinya. Untuk itu, perlu evaluasi untuk mengetahui kompetensi yang dimiliki PNS. Hal ini tentu berdampak pada kinerja yang tak maksimal. 

“Bahwa seseorang punya gelar S-1 belum tentu menguasai apa yang menjadi atribut kesarjanaannya. Kalau S-1 itu yang bagaimana, perlu evaluasi. Ini pun kinerjanya tidak tinggi,” ungkapnya. 

Dia menuturkan, penyebab hasil talent pool di antaranya karena kompetensi yang dimiliki oleh PNS hanya semu. Selain itu, ada kemungkinan motivasi kerja terbatas dan jabatan tidak sesuai yang diinginkan. 

Halaman Selanjutnya >> 2 
-------------------------------------

Siap-siap, Seleksi CPNS 2018 Kembali Dibuka, Posisi Guru Paling Dibutuhkan

LiputanPendidik -- Assalamu’alaikum War....Wab....Bapak/Ibu dimanapun anda berada, salam hangat dan kompak selalu untuk kita semua, jumpa lagi dengan kami pada situs informasi Pendidikan, Guru, PNS & Honorer menyajikan informasi terupdate tentang Siap-siap, Seleksi CPNS 2018 Kembali Dibuka, Posisi Guru Paling Dibutuhkan. simak informasi selengkapnya dibawah ini...

Siap-siap, Seleksi CPNS 2018 Kembali Dibuka, Posisi Guru Paling Dibutuhkan

BKN berencana untuk membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2018 mendatang. Posisi guru tetap yang paling dibutuhkan. 
JAKARTA- Badan Kepegawaian Negara (BKN) berencana untuk membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2018 mendatang. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BKN Bima Haria Wibisana.

Menurut Bima, sudah ada beberapa daerah yang mengajukan kebutuhan pegawai baru di daerah. Di mana kebanyakan daerah mengajukan kebutuhan pegawai sebagai guru.

"Ada beberapa tapi kan kita butuh data yang lebih detail. Saya tidak hafal angka pastinya, tapi yang paling banyak guru," katanya Jakarta, Senin (11/12/17).

Meskipun begitu lanjut Bima, pihaknya akan melakukan kroscek kepada kementerian terkait dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Itu dilakukan untuk memastikan jumlah kebutuhan pasti dari PNS guru pada masing-masing daerah.

"Tapi kita ingin mengecek ke Kemendikbud betul tidak kekurangan guru. Jangan-jangan asal tulis saja butuhnya sekian gitu. Kita harus kroscek jangan sampai kebanyakan guru tapi gurunya tidak mengajar," ungkapnya.

Bima menambahkan, dirinya saat ini juga akan segera merampungkan proses pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada tahun ini. Pasalnya, semakin cepat proses maka semakin cepat pula dirinya mendapatkan gambaran mengenai kebutuhan pegawai pada tahun mendatang.

"Jadi apakah kita ingin merekrut iya. Berapa jumlahnya? Nah ini yang harus kita hitung. Kita harus selesaikan dulu tahun ini, kemudian kan sisanya keliatan. Nah dari sisanya itu kemudian kita tanya butuh apa? Di mananya? Berapa? Karena orang ini jangan direkrut sebagai guru tapi tidak bekerja sebagai guru. Nah itu lebih repot lagi nanti. Jadi kita harus betul-betul hati-hati," terangnya.

Menurut Bima, tujuan dirinya merencanakan membuka kembali CPNS pada tahun depan adalah untuk mengisi kekosongan pegawai yang pensiun. Di mana jumlahnya mencapai 150 ribu pegawai pensiun setiap tahunya.

"Tapi kita ingin tahun depan ada lagi. Kenapa? Karena setiap tahun yang pensiun 150 ribu. Kalau berkurangnya terlalu banyak nanti yang memberikan pelayanan kepada publik siapa," ujarnya.

Demikian yang bisa kami bagikan, Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di www.liputanpendidik.blogspot.co.id untuk mengupdate segala informasi anda seputar Pendidkan, Guru, ASN/PNS, CPNS, info Honorer, dll. Kami akan senantiasa memberikan berita terbaru, teraktual, terpopuler, yang dilansir dari berbagai sumber terpercaya.Terima Kasih atas kunjungan anda. Apabila bermanfaat Tolong dibagikan. Wassalamu'alaikum War....Wab....

Sumber: riauterkini.com

Twitter

Artikel Populer

Blog Archive

Template Ini Di buat oleh Blog Informasi dan Berita Unik Terbaru ( Zain Fikri H ) yang didukung oleh Blogger